PROPOSAL BISNIS: “ONI CHAN”

ONI

Onigiri adalah sebutan untuk makanan yang terbuat dari nasi yang ditanak, diberi rasa, diberi isian kemudian dibentuk dengan menggunakan tangan menjadi bentuk segitiga, silinder maupun bulat. Di Indonesia sendiri onigiri sering disebut sebagai nasi kepal. Sejak jaman dahulu hingga sekarang kita bisa dengan mudah menjumpai onigiri sebagai makanan utama dalam bekal yang dibawa orang-orang.

Onigiri memang memiliki beberapa kelebihan, selain praktis, onigiri juga lebih tahan lama dibandingkan nasi biasa. Sehingga cocok untuk dibawa kemana-mana dan dapat dikonsumsi kapan saja sesuai dengan kondisi masyarakat kota Jakarta yang padat dengan rutinitasnya. Maka dari itu, ONI CHAN menawarkan produk berupa onigiri namun dengan berbagai varian isi yang telah disesuaikan dengan selera masyarakat lokal.

Untuk lebih lengkapnya, klik di sini.

Resiko dalam Berwirausaha

Dalam berwirausaha tentu saja akan ada hambatan dan resiko yang harus dihadapi. Berikut adalah macam-macam resiko dalam berusaha dan upaya atau cara menanggulangi atau cara  memperkecil  resiko yang bersangkutan.

RESIKO TEKNIS

Resiko ini terjadi akibat kekurangmampuan manajer/wirausaha dalam mengambil keputusan. Resiko yang sering terjadi adalah :

  • Biaya produksi yang tinggi (inefisien),
  • Pemakaian sumber-sumber daya yang tidak seimbang, misal terlalu banyak tenaga kerja.
  • Sering terjadi pencurian, akibat pengawasan/penjagaan yang kurang baik.
  • Sering terjadi kebakaran,  target produksi tak tercapai, penempatan tenaga tidak tepat/tidak sesuai, perencanaan dan desain produk salah dsb.

Upaya mengatasi/menanggulangi resiko teknis:

  1. Menajer/wirausaha harus menambah pengetahuan tentang:
  2. Ketrampilan teknis  /technological skill, terutama yang berkaitan dengan proses produksi.  Diupayakan dengan memakai metode yang dapat menurunkan biaya produksi, misal dengan teknologi  tepat guna /modern.
  3. Ketrampilan mengorganisasi /organization skill , yaitu kemampuan meramu  yang tepat dari faktor-faktor produksi dalam melakukan usahanya
  4. Ketrampilan memimpin/managerial skill, yaitu kemampuan untuk mencapai tujuan usaha dan dapat dikerjakan dengan baik dan serasi oleh semua orang yang ada pada organisasi tsb. Untuk ini setiap pimpinan dituntut membuat konsep kerja yang baik/conceptional skill.
  5. Membuat strategi usaha yang terarah untuk masa depan, yang meliputi strategi produksi, strategi keuangan, strategi sumber daya(SDA dan SDM), strategi operasional, strategi pemasaran, dan strategi penelitia dan pengembangan. Tujuan strategi ini ada tiga yaitu ; tetap memperoleh keuntungan, hari depan tetap lebih baik dari sekarang (usaha berkembang) dan tetap bertahan (survive).  Upaya yang dilakukan adalah keandalan menganalisis dan memprognosa keadaan didalam dan diluar lingkup organisasi.
  6. Mengalihkan kerugian pada perusahaan asuransi, dengan konsekuensi setiap saat harus membayar premi asuransi yang akan menjadi pengeluaran biaya.
RESIKO PASAR

Resiko ini terjadi akibat produk yang dihasilkan kurang laku atau tidak laku dipasar.  Produk telah menjadi kuno (absolensense) yang diperoleh terus menurun dan terjadi kerugian. Akibatnya penerimaan/revenue yang diperoleh terus menurun dan terjadi kerugianterus.  Hal ini akan menjadi bencana usaha yang berakibat usahanya sampai diterminal alias gulung tikar.

Upaya yang dapat ditempuh pengusaha adalah sebagai berikut:

  1. Mengadakan inovasi produk/product inovation, yaitu membuat desain baru dari produk yang disenangi calon pembeli. Dalam usaha pertanian, misal budidaya kelinci, lele dumbo,asparagus dsb. Relatif sulit untuk inovasi, tetapi hal ini akan dipermudah bila ada upaya kearah agro industri.
  2. Mengadakan penelitian pasar/market research untuk memperoleh informasi pasar secara berkisinambungan. Cara ini memerlukan dana yang cukup besar dan hanya layak untuk perusahaan besar, misal pabrik mobil, tekstil, perabot rumah tangga, dan hiburan. Sedang dalam bidang pertanian hal ini cukup berat dilakukan.
 RESIKO KREDIT

Adalah resiko yang ditanggung kreditor akibat debitor tidak mampu membayar pinjaman sesuai waktu yang telah disepakati.  Sering terjadi produsen menaruh produknya lebih dulu dan dibayar kemudian. Atau debitor meminjam uang untuk usaha tetapi usahanya gagal, akibatnya timbul kredit macet.

Upaya untuk mengatasi hal tersebut (resiko kredit) diantarnya dengan cara sebagai berikut :

  1. Berikan kredit pada seseorang yang minimal memenuhi syarat sebagai berikut:
  • Dapat dipercaya,(character), yaitu watak dan reputasi yang telah diketahui
  • Kemampuan untuk membayar (capcity), hal ini dapat dilihat dari kemampuan/hasil yang diperoleh dari usahanya (laba usaha).
  • Kemampuan modal sendiri yang ditempatkan dalam usaha (capital) sehingga merupakan net personal assets.
  • Keadaan usahanya selama ini (conditions) adalah menunjukan trend naik mendatar atau menurun.
  1. Jangan memberikan pinjaman yang terlalu besar sambil mengevaluasi kredibilitas debitor.
  2. Memperhatikan pengelolaan dana debitor bila yang bersangkutan memiliki perusahaan. Dan yang perlu diperhatikan adalah lembaran neraca, laporan laba-rugi tahunan dan aliran Dana setiap tahunnya.
RESIKO ALAM

Resiko ini terjadi diluar pengetahuan dan kemampuan manusia, misalnya gempa bumi,banjir,anginputing beliung, kemarau panjang dsb. Karena peristiwa ini kemungkinan sangat kecil resikonya dapat dianggap tidak ada, tetapi bila takut menghadapi resiko tersebut,ada perusahaan asuransi yang berani menanggung resiko tersebut.

Resep Sederhana Pizza Mie Instan

230ffde30386ab66fe8923150_original-
Bahan-bahan (untuk 1 porsi)
  • mie instan
  • bumbu mie instan (sesuai selera)
  • kaldu ayam (secukupnya)
  • telur 2 butir
  • daun bawang 1 batang (dicincang)
  • merica bubuk 1/4 sendok teh
  • sosis sapi (sesuai selera, diiris terlebih dahulu)
Langkah-langkah
  1. Rebus mie instan terlebih dahulu. Jika sudah matang, tiriskan
  2. Kocok telur dan campurkan bahan-bahan yang sudah disiapkan (bumbu, kaldu ayam, merica, daun bawang, dan sosis)
  3. Setelah bahan-bahan tercampur, masukkan mie ke dalam telur dan aduk rata
  4. Panaskan wajan anti lengket, lalu oleskan mentega. Jika sudah cukup panas tuang campuran mie ke atas wajan hingga warna keemasan (jangan lupa membalik pizza mie agar matang di kedua sisi)
  5. Dan voila! Pizza Mie siap disajikan.

Yak, itulah resep Pizza Mie instan yang bisa Anda buat sendiri di rumah. Cukup sederhana dan mudah, bukan? Selamat menikmati!